Pages

Senin, 26 Agustus 2013

Fungsi Countif dan Contoh Penggunaannya

Pada kesempatan ini saya ingin share kepada rekan-rekan yang ingin mempelajari excel dengan menggunakan fungsi Countif agar pekerjaan dapat sedikit lebih mudah dan akurat dibandingkan dengan cara biasa.
Fungsi countif pada microsoft Excel digunakan untuk menghitung jumlah data tertentu berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.

Bentuk fungsi Countif adalah:
Countif (range; kriteria)

Fungsi countif akan digunakan baik pada laporan statistik dengan menggunakan dua variabel, tiga variabel maupun empat variabel. Meskipun terlihat sederhana, fungsi ini mampu menghasilan laporan statistik yang sangat inovatif ketika telah dipadukan dengan teknik-teknik tertentu.
Untuk memudahkan Anda dalam memahami penggunaan fungsi COUNTIF, kita akan berlatih menggunakan fungsi ini sebelum mempraktekkannya dalam penyusunan laporan statistik.

Contoh penggunaan fungsi countif
Pada contoh kali ini kita akan coba menggunakan fungsi ini untuk menghitung jumlah peserta didik yang memenuhi satu kriteria tertentu. Berikut langkah-langkahnya (gambar 1)


Gambar 1

  • Buat data peserta didik sebagaimana gambar 1 (atau bisa di download di sini). 
  • Di sel D18, ketikkan formula =COUNTIF(D2:D16;"L"). Fungsi ini menghitung jumlah perserta didik yang berjenis kelamin Laki-laki yang berada di range D2:D16, dan menghasilkan angka 8. Hitung secara manual kebenaran jenis kelamin laki-laki memang ada delapan. 
  • Di sel D19, ketikkan formula =COUNTIF(E2:E16;"VI. A"). Sel ini menghitung jumlah peserta didik yang berada di kelas VI. A pada range E2:E16, dan menghasilkan angka 8. Pastikan secara manual jumlah peserta didik yang berada di kelas VI. A benar berjumlah delapan. 
  • Di sel D20, ketikkan formula =COUNTIF(F2:F16;F2). Sel ini menghitung jumlah peserta didik yang mempunyai hobi membaca dan menghasilkan angka 4 (nilai sel F2 adalah membaca) 
Point 2 dan 3 memasukkan formula menggunakan teks statis dalam penulsan kriteria, yaitu “L” dan “VI. A”, sedangkan point 4 menggunakan formula dengan alamat sel sebagai kriteria, yaitu F2. Penulisan kedua cara tersebut akan mendapatkan hasil yang sama. Namun penulisan kriteria dengan menggunakan alamat sel lebih disukai karena lebih fleksibel ketika formula harus disalin ke sel-sel yang lain dan kriteria ada yang berubah-ubah.
Demikianlah sedikit penjelasan mengenai Fungsi Countif dan Contoh Penggunaannya semoga dapat bermanfaat.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Downloadnya gak bisa sob..

Anonim mengatakan...

aku bisa kok..

Posting Komentar